Halloween Costume ideas 2015

Informasi baru islam masa kini.

Latest Post

Tata Cara Berwudhu Ketika Memakai Perban Atau Gip

Bagaimana sich Tata Cara Berwudhu Ketika Memakai Perban Atau Gip dalam Islam sesuai Sunnah Rasulullah SAW. Walaupun dalam keadaan darurat, Seorang muslim tetap harus melaksanakan sholat dan sebelumnya bersuci. Termasuk juga dikala orang tersebut Memakai Perban Atau Gip.
Dalil-Dalil Wudhu Dalam Al-Qur'an dan Hadits
Cara Berwudhu Ketika Memakai Perban Atau Gip
Adapun Cara Wudhu Ketika Terbalut Perban bagi orang tersebut adalah:
Mengerjakan Wudhu, Berwudhunya menyerupai wudhu pada umumnya, namun pada bab tubuh  tidak usah di cuci tapi diusahakan sebisa mungkin membasuh bagian-bagian yang tidak sakit di sekitar luka tersebut.
Mengerjakan tayammum, Dan melaksanakan tayammum ini sesuai kadar luka ditubuh tersebut, ya’ni jikalau lukanya di dua anggota badan yang wajib dibasuh maka tayammumnya dilakukan dua kali., jikalau lukanya di tiga anggota badan yang wajib dibasuh maka tayammumnya tiga kali, dan seterusnya.
Mengusap perban atau gip yang menutupi bab yang wajib disucikan dengan air. Contohnya: Umpama orang terluka bab tangannya, maka caranya membasuh wajah, lalu tayammum, kemudian mengusap perban atau gip yang menutupi bab yang wajib disucikan, kemudian meneruskan wudlu’nya hingga akhir. Hal ini dikarenakan bahwa dalam wudlu’ itu disyaratkan tartib.
Namun bagi orang tersebut hanya diperbolehkan mengerjakan satu kali  dan kurun akan mengerjakan shalat fardlu lain, maka menurut Imam Nawawy harus melaksanakan tayammum lagi apabila masih dalam keadaan suci tidak mempunyai hadats.
Catatan Penting Tentang Tata Cara Berwudhu Ketika Terbalut Perban:
Apabila perban atau gipnya itu ada dianggota badan yang wajib di usap dalam tayammum (wajah dan kedua tangan) maka kurun sudah sembuh lukanya, ia wajib untuk mengulangi shalatnya.
Apabila perban atau gipnya tersebut bukan di anggota yang wajib diusap kurun tayammum , maka apabila perban atau gip tersebut tidak melebihi pada anggota badan yang tidak terluka (bukan disekitar area anggota badan yang terluka sebagai penahan) maka bila kurun memasang perban atau gip itu dalam keadaan suci maka ia tidak usah mengulangi shalatnya kurun sembuh.
Apabila memasangnya itu kurun mempunyai hadats maka wijib mengulangi shalatnya kurun ia sembuh.
Apabila perbannya atau gipnya tersebut melebihi hingga anggota badan yang tidak terluka (bukan disekitar area anggota badan yang terluka sebagai penahan) maka ia wajib mengulangi shalat kurun sembuh.
Demikian informasi  perihal Tata Cara Berwudhu Ketika Memakai Perban Atau Gip, Semoga bermanfaat bagi kita semua amin amin yarobballalamin...
 Wallahu ‘alam.
Selamat mencoba..


Hukum Tertidur Ketika Solat


Biasanya kita hanya mengantuk sahaja di tengah solat (yakni terlelap, bukan tertidur). Mengantuk tidaklah membatalkan solat (sebagaimana tidak membatalkan wuduk) tanpa ada khilaf di kalangan ulama sama ada mengantuk/terlelap itu berlaku dikala kita sedang berdiri, rukuk, sujud atau duduk. Adapun jikalau kita benar-benar tertidur dikala sedang solat, maka hukumnya menurut mazhab Syafiie yaitu menyerupai berikut;
1. Jika tidur itu berlaku semasa sedang duduk iaitu punggung kita berada tetap di atas lantai, tidaklah batal solat.
2. Jika tidur itu berlaku semasa sedang bangkit atau sedang rukuk atau sujud, batallah solat mengikut pandangan yang muktamad dalam mazhab Syafiie.

Ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Imam an-Nawawi dalam kitabnya “al-Majmuk”; “Jika seseorang tidur di dalam solatnya pada dikala sedang duduk iaitu punggungnya tetap di atas lantai, tidak batal solatnya tanpa khilaf (di kalangan ulamak mazhab Syafiie). Jika dia tidur bukan dikala duduk (yakni dikala berdiri, rukuk atau sujud), terdapat khilaf. Mengikut pandangan yang lemah; tidak batal solat dan wuduknya. Namun mengikut pandangan yang menjadi pegangan mazhab (Syafiie); batal solat dan juga wuduknya” (al-Majmu’, 2/16. Dinaqalkan secara mafhum).
Jika seorang tertidur hingga dia bercakap di dalam solatnya (dengan percakapan yang bukan solat), batallah solatnya. Berkata Imam al-Walwaliji dalam fatwanya; “Orang yang menunaikan solat jikalau dia tertidur dan bercakap dikala sedang tidur itu, batallah solatnya” (Dinaqal oleh Imam Ibnu Nujaim dalam kitabnya al-Asybah wa an-Nazair, 1/276).
Mengenai perbezaan antara mengantuk (terlelap) dengan tidur, dijelaskan oleh ulama menyerupai berikut;
a) Tidur menguasai nalar dan deria (yakni nalar dan deria tidak berfungsi lagi kerana dikuasai oleh tidur), sedang mengantuk hanya melemahkan nalar dan deria sahaja (yakni nalar dan deria masih berfungsi, cuma dia lemah sahaja kerana dipengaruhi persaan mengantuk).
b) Berkata al-Qadhi Husain dan Imam al-Mutawallai; tanda tidur ialah hati tidak merasai apa-apa lagi dan sendi-sendi tubuh akan jatuh/longlai.
c) Menurut ulama juga; di antara tanda mengantuk ialah kita masih mendengar ucapan orang yang hampir dengan kita sekalipun kita tidak memahami apa yang dikatakanya. Adapun mimpi dia yaitu dari tanda tidur (maknanya, jikalau terlelap hingga hingga bermimpi, itu tandanya kita telah tertidur).
Wallahu a’lam....
Demikian info wacana hukum tertidur dalam sholat supaya bermanfaat untuk kita semua amin...



Jangan Sedih Jika Teraniaya


Menganiaya bukanlah perbuatan yang mulia. Janganlah sesuka hati kita menganiaya orang lain kerana orang-orang yang teraniaya amat makbul doanya!

Apakah maksud menganiaya? Maksud aniaya memang luas, namun secara amnya aniaya ialah perbuatan menyusahkan orang lain yang disengajakan, dengan niat dan tahu perbuatan tersebut bakal meninggalkan kesan tak baik kepada penanggungnya. Iaitu orang yang kena aniaya.

Mana ada perbuatan menganiaya meninggalkan kesan baik? Antara kesan-kesan kepada orang yang teraniaya ialah kehilangan sahabat, putus kekerabatan keluarga, kehilangan pekerjaan, menjadi pendendam dan banyak lagi. Sebab itulah Tuhan SWT ada mengatakan antara DOA yang termakbul ialah doa-doa daripada orang yang teraniaya.
Jangan Sedih Jika Teraniaya

Oleh itu, janganlah duka bila teraniaya. Kita ada Tuhan kawasan berlindung dan bergantung. Serahkan diri kita kepadaNya. Bila kita yakin dengan kewujudan Allah, kita tak perlu risau apapun. Kita harus semakin kuat. Tidak ada satu inci pun perbuatan baik atau jahat dikecualikan dari pertimbangan Allah.

Tuhan SWT berfirman:

"Dan (ingatlah) Kami akan mengadakan neraca timbangan yang adil untuk (menimbang amal makhluk-makhluk pada) hari kiamat, maka tidak ada dari sesiapa akan teraniaya sedikitpun, Dan bila (amalnya) itu seberat biji sawi (sekalipun), nescaya Kami akan mendatangkannya (untuk ditimbang dan dihitung) dan cukuplah Kami sebagai Penghitung. {Surah al-Anbiya' : 47}

Dengarlah wahai sahabat. Perbuatan jahat akan dibalas dengan seadil-adilnya. Apalah hak kita untuk mendoakan kezaliman kepada saudara seislam, seagama dengan kita. Kerana hak seorang Muslim dengan muslim yang lain ialah untuk saling mendoakan kebaikan di antara satu sama lain.

Walau sehebat mana kita dianiaya, berdoalah memohonkan kebaikan buat mereka. Aturan akibat baik atau jahat, hanya Tuhan yang melaksanakannya.
Semoga bermanfaat untuk kita semua dan doa kita dikabulkan oleh allah swt amin amin yarobballalamin...




Rahasia Dibalik Ucapan
 “Ya Rabbi...Ya Rabbi”


Jika kita melihat dan membaca Al-Qur’an, maka kita akan banyak menjumpai kata tersebut di banyak sekali ayat. Mungkin, bagi kita yang tidak tahu menganggap bahwa kata itu hanyalah kata sapaan bagi Allah, tapi ternyata ada penjelasan di dalamnya.




Allah yakni pemelihara segala makhluk-Nya, Ya Rabb. Bentuk pemeliharaan ini berupa menciptakan, menyediakan segala kebutuhan kehidupan, dan menunjukkan nikmat yang begitu melimpah. Tanpa adanya nikmat ini, mungkin kita tidak akan bisa melanjutkan kehidupan. Arti kata Rabb dalam Bahasa Arab yakni Tuhan.

Kita ada alasannya yakni Allah, kita hidup alasannya yakni Tuhan dan kita mati juga alasannya yakni Allah. Selain itu, banyak kenikmatan dan anugerah yang diberikan Tuhan dalam kehidupan kita. Dia tidak pernah membeda-bedakan hamba-Nya. Semua makhluk-Nya diberikan rezeki semoga dapat melangsungkan kehidupan dengan baik. Namun, apa yang kita lakukan juga harus dipertanggungjawabkan. Jika amalan baik kita lebih banyak maka Tuhan akan menunjukkan pahala dan kenikmatan yang lebih. Sedangkan, jikalau kita melaksanakan dosa maka Tuhan akan menunjukkan siksa-Nya yang begitu pedih.

Terdapat dua bentuk tarbiyah Tuhan pada makhluk-Nya, yaitu:
Tarbiyah umum yang merupakan menciptakan, menunjukkan rezeki, dan menunjukkan jalan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia. Tarbiyah umum ini lebih memperhatikan pada kehidupan dunia makhluk-Nya. Tarbiyah umum tetap diharapkan oleh makhluk Tuhan alasannya yakni mereka juga membutuhkan rezeki, jalan dan kenikmatan lain yang diberikan oleh Allah.

Tarbiyah khusus yang merupakan penjagaan khusus dari Tuhan kepada wali-wali-Nya. Tuhan menunjukkan taufik semoga mencintai imannya, Tuhan membimbing mereka semoga beriman, kemudian Tuhan menyempurnakan dogma mereka dan menghilangkan semua penghalang antara dirinya sendiri dan imannya. Ringkasnya, Tuhan membimbing semoga mereka menerima semua kebaikan dan terhindar dari segala bentuk keburukan, begitu juga kemaksiatan. Tarbiyah khusus ini cenderung dengan keimanannya pada Allah. Seseorang yang memiliki keimanan berpengaruh kepada Allah, maka ia akan senantiasa menjalankan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. Kehidupan yang menyerupai ini akan membuat hatinya merasa nyaman dan sejahtera. Selain itu, Tuhan akan senantiasa menunjukkan perlindungan pada hamba-Nya yang beriman.

Inilah mungkin belakang layar mengapa banyak nabi yang berdoa dengan mengatakan, “Ya Rabbi ... Ya Rabbi”. Maksudnya, segala yang mereka inginkan di dalam doa merupakan tarbiyah khusus dari Allah. Ya Rabbi artinya wahai Tuhanku.

Sebagai insan biasa tentunya kita memiliki hajat dan keinginan, baik untuk diri kita sendiri maupun orang lain. Hanya Tuhan yang bisa memenuhi cita-cita kita tersebut. Berdasarkan penjelasan di atas, jikalau kita berdoa dengan ucapan “Ya Rabbi ... Ya Rabbi” maka doa kita tersebut bermaksud dalam tarbiyah khusus dimana seruan yang tidak hanya mementingkan urusan dunia, tapi kehidupannya dengan keimanan pada Allah. Arti Illahi Robbi ini harus kita pahami di dalam hati semoga segala yang kita lakukan yakni menuju Tuhan SWT.

Penjelasan wacana belakang layar ucapan “Ya Rabbi” akan membuat kita lebih bersyukur atas nikmat pada Allah. Kehidupan kita tidak hanya sebatas kehidupan di dunia saja, tapi juga kehidupan di akhirat. Bahkan kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan kehidupan yang hakiki yakni kehidupan akhirat.

Demikian gosip wacana Ya Rabbi Ya Rabbi, Semoga bermanfaat untuk kita semua dan dapat mengamalkannya..amin amin yarobballamin...


Keutamaan Memberikan Air Minum

Hadits Abudaud 1430
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدٍ أَنَّ سَعْدًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَعْجَبُ إِلَيْكَ قَالَ الْمَاءُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَرْعَرَةَ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ وَالْحَسَنِ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
shadaqah apa yg lebih anda sukai?
Beliau menjawab: Air! Telah berkata kepada Kami Muhammad bin Abdurrahim, telah berkata kepada Kami Muhammad bin Ararah dari Syu'bah dari Qatadah dari Sa'id bin Musayyab & Al Hasan dari Sa'd bin 'Ubadah dari Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam sama menyerupai itu. (HR. Abudaud No.1430).
Secara Lengkap
Telah menceritakan kepada Kami (Muhammad bin Katsir), telah mengabarkan kepada Kami (Hammam) dari (Qatadah) dari (Sa'id) bahwa (Sa'd) datang kepada Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam lalu bertanya; shadaqah apa yang lebih anda sukai? Beliau menjawab: "Air!" Telah berkata kepada Kami (Muhammad bin Abdurrahim), telah berkata kepada Kami (Muhammad bin Ararah) dari (Syu'bah) dari (Qatadah) dari (Sa'id bin Musayyab) dan (Al Hasan) dari (Sa'd bin 'Ubadah) dari Nabi shalla Allahu 'alaihi wa sallam sama menyerupai itu.
Hadits Abudaud 1431

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ رَجُلٍ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمَّ سَعْدٍ مَاتَتْ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ الْمَاءُ قَالَ فَحَفَرَ بِئْرًا وَقَالَ هَذِهِ لِأُمِّ سَعْدٍ
sedekah apakah yg paling utama?
Beliau bersabda:
Air. Orang tersebut mengatakan; kemudian Sa'd menggali sebuah sumur & mengatakan; ini adl untuk Ummu Sa'd. (HR. Abudaud No.1431).
Hadits Abudaud No.1431 Secara Lengkap
Telah menceritakan kepada Kami (Muhammad bin Katsir), telah mengabarkan kepada Kami (Israil), [Abu Ishaq] dari seorang (laki-laki), dari [Sa'd bin 'Ubadah], bahwa ia berkata; wahai Rasulullah, bahwasanya ibuku yaitu Ummu Sa'd telah meninggal, maka sedekah apakah yang paling utama? Beliau bersabda: "Air." Orang tersebut mengatakan; kemudian Sa'd menggali sebuah sumur dan mengatakan; ini ialah untuk Ummu Sa'd.
Hadits Abudaud 1432
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِشْكَابَ حَدَّثَنَا أَبُو بَدْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الَّذِي كَانَ يَنْزِلُ فِي بَنِي دَالَانَ عَنْ نُبَيْحٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَيُّمَا مُسْلِمٍ كَسَا مُسْلِمًا ثَوْبًا عَلَى عُرْيٍ كَسَاهُ اللَّهُ مِنْ خُضْرِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ أَطْعَمَ مُسْلِمًا عَلَى جُوعٍ أَطْعَمَهُ اللَّهُ مِنْ ثِمَارِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ سَقَى مُسْلِمًا عَلَى ظَمَإٍ سَقَاهُ اللَّهُ مِنْ الرَّحِيقِ الْمَخْتُومِ
Siapapun seorang muslim yg memakaikan pakaian kepada muslim yg lainnya alasannya ia tak berpakaian maka Yang Mahakuasa akan memakaikan kepadanya pakaian dari pakaian yg hijau di Surga, & siapapun seorang muslim yg menunjukkan makan kepada muslim lainnya yg dalam keadaan lapar maka Yang Mahakuasa memberinya makanan dari buah-buahan di Surga, & siapapun seorang muslim yg memberi minum muslim lainnya yg dalam keadaan haus maka Yang Mahakuasa akan memberinya minum dari Ar Rahiq Al Makhtum (arak Surga). (HR. Abudaud No.1432).
Secara Lengkap
Telah menceritakan kepada Kami (Ali bin Al Husain bin Ibrahim bin Isykab), telah menceritakan kepada Kami (Abu Badr), telah menceritakan kepada Kami (Abu Khalid) yang pernah singgah di Bani Dalan, dari (Nubaih) dari (Abu Sa'id Al Khudri) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, dia bersabda: "Siapapun seorang muslim yang memakaikan pakaian kepada muslim yang lainnya alasannya ia tidak berpakaian maka Yang Mahakuasa akan memakaikan kepadanya pakaian dari pakaian yang hijau di Surga, dan siapapun seorang muslim yang menunjukkan makan kepada muslim lainnya yang dalam keadaan lapar maka Yang Mahakuasa memberinya makanan dari buah-buahan di Surga, dan siapapun seorang muslim yang memberi minum muslim lainnya yang dalam keadaan haus maka Yang Mahakuasa akan memberinya minum dari Ar Rahiq Al Makhtum (arak Surga)."

Demikian gosip “Keutamaan Memberikan Air Minum” biar bermanfaaat untuk kita semua amin amin ya robballalamin...



Inilah , 41 Fadhilah Bismillah yang Luar Biasa



Kata kata bismillahir rahmaanirrahim memang sekilas sederhana dan mudah untuk diucapkan tetapi maknanya sangat dalam sampai 1000 malaikat memuliakannya karena kata bismillah mempunyai khasiat yang luar biasa untuk mewujudkan impian seseorang yang berdasarkan kebaikan dan kebenaran.
Mengucapkan Bismillah sebagai doa dan berkat
Didalam ucapan bismillahir rahmaanirrahim mempunyai efek mendoakan dan memberkati yang bekerjsama membawa kebaikan bagi siapap saja (kaum muslim) yang mengucapkannya. Malaikat jibrilpun memuliakan kata bismillah sebagai ucapan yang mendatangkan kebaikan.
Seperti sabda rasullulah SAW yang menggetarkan hati: ” Jibril ketika datang kepadaku yang pertama kali diucapkannya dan diberikan kepadaku yaitu kata bismillahir rahmaanirrahim.” (Daarulquthni serta Ibnu umar r.a)”
Hal itu menandakan bahwa malaikat Jibril memakai kata bismillah sebagai sikap santun dan memuliakan allah SWT  dimana prilaku tersebut seharusnya ditiru oleh semua mahkluk dibumi.
Mengucapkan Bismillah sebagai pembawa kebaikan
Selain malaikat yang memuliakan kata bismillah ternyata semua isi bumi termasuk gunung gunung yang nampak membisu ternyata ikut mengucapkan juga dengan penuh kemuliaan sebagai tanda kata bismillah yaitu pembawa kebaikan.
Seperti sabda Rasullulah SAW:” Barang siapa yang membaca Bismillahir rahmaanirrahim dengan penuh keikhlasan dan keyakinan karena Tuhan SWT, maka gunung gunung yang ada didekatmu akan bertasbih namun sayangnya tak seorangpun yang mampu mendengarnya.”
Mengucapkan Bimillah sebagai paspor menuju sukses
Kehidupan insan tidak ada yang luput dari yang namanya aktifitas atau acara sehari hari yang bertujuan semoga tercapai kebutuhannya dan  mencapai kesuksesan, entah dibidang perniagaan, pertambangan, perindustrian, hiburan , politik dan lain lain. Biasanya  mengharapkan jalan yang mudah dan tidak mendapat halangan termasuk karena godaan setan atau terkena musibah.
Sesuai dengan sabda Rasullullah SAW bahwa “Barang siapa yang dikala keluar dari rumahnya mengucapkan Bismillah hirrahmaanirrahim, maka engkau telah menerima petunjuk dari Tuhan SWT,  telah pula dicukupkan kebutuhanmu, dan bila telah telah diberi pemberian dan penjagaanya maka godaan setanpun akan menyingkir”(HR. Abu dawud Turmudzi dan Nasa’i )”
Inilah fadhilah bismillah yang maha dahsyat dari ucapan Bimillahir rahmaanirrahim bila diucapkan dengan hati yang nrimo karena Tuhan ta’ala :
Sebagai benteng dan perisai dari serangan penyakit menular atau dari serangan radikal bebas yang dihasilkan dari lingkungan alam
Dapat mengelelabuhi atau menutup penglihatan orang yang bermaksud jahat atau orang orang yang tidak menyukai diri kita
Sebagai penarik pelanggan bagi para pedagang  atau orang orang yang bekerjasama dengan bidang penjualan atau perniagaan
Dapat menyembuhkan tubuh yang sedang keracunan
Menyingkirkan kejahatan yang tidak terlihat menyerupai sihir, tenung, atau tipu budi basi yang mengarah pada perbuatan fitnah.
Mendapatkan pertolongan yang tidak terduga dari allah Swt
Dicukupkan kebutuhannya oleh Tuhan SWT dari sesuatu yang tidak kita sangka sebelumnya
Dapat menenangkan hati dan merupakan  pikiran yang sedang gelisah
Dapat menjaga tubuh dari serangan mimpi buruk ketika malam atau godaan setan yang masuk dalam mimpi tersebut
Dapat meningkatkan wibawa dan nama baik didepan orang banyak atau publik
Mencegah kita dari musibah atau bencana alam, dimana kita akan diberi keselamatan dan pemberian dari Tuhan SWT
Dapat menghindarkan kita mendapat serangan kejahatan yangv tak terduga misalnya perampokan, penculikan, penghujatan, pembunuhan dan lain-lain
Meluruskan jalan pikiran kearah kebaikan atau  selalu dapat berfikir positif
Membuat seseorang lebih sabar dan sabar dalam menghadapi cobaan yang tidak menguntungkan
Melunturkan kesombongan, keangkuhan, ketamakan  dan kedengkian seseorang
Mencegah seseorang terjebak godaan setan karena dendam masa lalu
Menurunkan kadar emosi yang sedang meningkat karena sedang marah dengan seseorang
Mendapat penjagaan dan pemberian oleh malaikat dari serangan dan godaan setan ketika suami isteri sedang bersetubuh
Dapat menyadarkan orang yang kesurupan (dimasuki roh jahat atau jin) bila kata bismillah hirahmaanirrahim diucapkan dengan tulus sebanyak 41 kali.
Dapat menyadarkan hati hati pad penguasa yang serakah, curang dan zalim pada kaum kecil, bila kata Bismillah hirrahmaanirrahim sebanyak 50 kali.
Mendapatkan hidayah dari allah Swt dengan memiliki keturunann yang baik dan sehat
Dapat mendapaartkan kelimnpahan ikan dilaut oleh para nelayan bila sebelum berangkat memancing mengucapkan kata Bismillahir rahmaanirrahim
Dapat melancarkan proses persalinan bagi ibu hamil yang rajin mengucapkan kata bismillah selama masa kehamilannya.
Untuk keselamatan pada perjalanan jauh atau ketika berangkat kerja
Dapat membuang rasa benci atau ragu ragu untuk berbuat kebaikan pada orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan bekerjsama orang tersebut pernah menzalimi kita.
Dapat meningkatkan kepercayaan diri dan tidak takut membongkar kebenaran
Dapat membuat seseorang selalu teringat dengan allah Swt dalam keadaan susah ataupun senang
Terhindar dari perbuatan yang musyrik dan mengandung unsur ilmu hitam dan kemunafikan
Terhindar dari gunjingan orang orang yang pebuh dengan iri dengki
Dapat meningkatkan keyakinan bahwa kita tidak pernah sendiri melainkan selalu ditemani oleh allah Swt beserta malaikat malaikatnya.
Menjadikan apa yang kita lakukan menjadi lebih berkah
Mengucapkan bismilah sebelum makan daan minum  menjadikan apa yang dimakan dan diminum menjadi lebih berkah
Dapat mendatangkan pahala dan kebaikan pada diri sendiri dan orang orang yang adaa didekat kita
Membuat doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Tuhan SWT  bila terus dipanjatkan dengan hati yang tulus ikhlas
Dapat menjadikan pekerjaan yang kita lakukan akan teras mudah dan cepat simpulan tanpa ada keluhan kesehtan yang berarti
Dapat menyingkirkan rasa keputusaan seseorang sehingga terhindar dari godaan setan untuk melaksanakan bunuh diri
Dapat menyembuhkan penyakit egois dan ingin menang sendiri
Dapat melemahkan pikiran yang menjadikan dosa menyerupai sifat curiga, menuduh, menggunjing keburukan orang dalam hati, menghujatb orang dalam hati dan lain lain
Dapat melancarkan musyawarah untuk pencapaian kata mufakat atau kata sepakat tanpa adanya pertikaian
Dapat mencegah seseorang menjadi lupa atau khilaf
Dapat memperkuat rasa percaya dan cinta terhadap allah SWT
Begitu dahsyatnya khasiat kata Bismillah untuk kehidupan kita namun  sayangnya sampai dikala ini ternyata masih banyak kaum muslim yang tidak mengucapkan kata bismillah ketika akan melaksanakan aktifiats sehari hari , padahal bila semua duduk perkara atau amal kebaikan apapun yang kita lakukan pada orang lain tetpai tidak diawali dengan kata bismillah karena Tuhan ta’ala maka apa yang telah kita lakukan dijalan kebaikan tidak akan menerima berkah yang banyak atau kurang berkahnya.
Anjuran Membaca Bismillah
Membiasakan diri untuk berzikir dengan mengucapkan kata Bismillah dimanapun kita berada dan dalam keadaan susah atau senang ternyata dapat menggetarkan dan memperkuat batiniah, rohaniah dan meningkatkan kejernihan dalam berfikir sehingga selalu terhindar dari sifat sifat yang menjadikan dosa, misalnya sifat iri, dengki, dendam dan lain lain.
Membiasakan diri untuk berzikir mengucapkan Bismillah dapat menjadi pondasi seseorang untuk selalu ingat pada Tuhan SWT dan dapat menumbuhkan rasa cinta, rasa besar hati dan rasa percaya pada Tuhan SWT yang maha sempurna, bahwa hanya dialah yang biisa membantu kita ketika kita sedang membutuhkan pertolongan.
Selama nafas masih dikandung tubuh sebaiknya kita senantiasa mengucapkan bismillah ketika akan melaksanakan sesuatu yang berdasarkan kebaikan dan kebenaran semoga menjadikan kebaikan pula pada orang orang yang ada didekat kita dan menciptakan keberkahan .
Sebaiknya kita percaya bahwa sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan kelak akan kembali juga kepada kita, begitu juga ketika kita rajin mengucapkan Bismillah, sebanyak apapun kata bismillah yang kita ucapkan akan mendatangkan kebaikan walaupun mungkin kita sudah tidak ingat berapa kata Bismillah yang telah kita ucapkan sehari hari.
Sudah saatnya membiasakan untuk mengucapkan kata Bismillah sebelum melaksanakan acara yang kita sukai atau aktifitas rutin semoga kita selallu berada pada keadaan yaang selamat, berkah dan berhasil. Kebiasaan tersebut alngkah lbih baik bila diterapkan pad anak anak usia dini semoga mereka memahami dengan baik apa dan bagaimana khasiat kata Bismillah itu.
Demikianlah fadialah bismillahirrohmanirrohim, dimana amalan ini yaitu merupakan doa yang kita panjatkan kepada allah swt, tidakkepada yang lain .sebab dialah yang maha menghendaki perihal adanya sesuatu yang dikehendaki adanya oleh hamba-nya.

Semoga bermanfaat untuk kita semua dan mampu kita amalkan dlam kehidupan sehari-hari, amin amin yarobbal alamin...

Petunjuk Solat Istikharah

Soalan : Ustaz. adakah lepas solat istikarah, kita akan nampak petunjuk dalam mimpi? Bukankah mimpi itu mainan tidur. Selain dari mimpi, adakah petunjuk lain? Minta pencerahan dari ustaz.
Jawaban :
Bukan semua mimpi mainan tidur kerana mimpi itu ada 3 keadaan. Rasulullah S.A.W bersabda maksudnya ; “Mimpi itu ada tiga, mimpi daripada Yang Mahakuasa (mimpi yang baik), mimpi daripada syaitan (mimpi buruk) dan mimpi daripada dirinya yang kerana terjadi sesuatu kemudian beliau bermimpi.”
Menurut ahli-ahli takbir, mimpi ada tiga macam:
1. Mimpi daripada Yang Mahakuasa S.W.T. iaitu mimpi yang baik untuk dunia dan akhirat, merupakan khabar bangga atau satu peringatan daripada Yang Mahakuasa S.W.T. supaya tidak melaksanakan maksiat kepada-Nya. Sabda Rasulullah S.A.W. maksudnya : “Mimpi yang benar itu ialah sebahagian daripada empat puluh enam sifat kenabian.” (Hadis Riwayat Muslim)
Nabi S.A.W. bersabda maksudnya : “Mimpi baik itu daripada Yang Mahakuasa dan mimpi buruk itu daripada syaitan, maka dikala salah seorang daripada kau mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri tiga kali, kemudian minta pemberian kepada Allah, maka mimpinya tidak akan mengkhuatirkan.” (Hadis Riwayat Muslim)
2. Mimpi yang batil atau permainan syaitan, iaitu mimpi yang tidak dapat diperincikan oleh orang yang bermimpi. Ertinya orang yang bermimpi itu tidak sanggup mengingat tertib atau jalan kisah mimpi itu. Mimpi ibarat ini dianggap batil dan tidak mempunyai sebarang makna atau takwil. Atau mimpi buruk yang tidak menyenangkan ibarat kedatangan mala petaka, musibah, permusuhan, kesedihan, kesengsaraan, kemelaratan, penderitaan dan sebagainya.

Dalam riwayat yang lain Nabi S.A.W. bersabda maksudnya : “Apabila seseorang darimu melihat mimpi yang menggembirakannya maka hendaklah ia mengucapkan ‘alhamdulillah’ dan ceritakannya kepada orang yang lain, dan sebaliknya apabila ia melihat mimpi yang menduka citakannya, maka mimpi itu yaitu dari syaitan, kerana itu hendaklah ia mengucapkan isti’azah (a’uuzubillahi minasysyaitoonir roojiim) dan jangan ceritakannya kepada orang lain kerana mimpi itu tidak mendatangkan mudarat kepada nya.”(Hadis Riwayat Bukhari dari Abi Sa’id).
3. Keinginan nafsu. Seperti kita ketahui nafsu ada tiga, iaitu nafsu mutmainnah, nafsu lawwamah dan nafsu ammarah. Mimpi ibarat ini terjadi kerana pengaruh fikiran seseorang. Sesuatu yang beliau lakukan atau beliau khayalkan siang hari atau menjelang tidurnya selalu berubah menjadi dikala tidurnya. Atau mimpi makan dikala diri sedang lapar, mimpi di aniayai orang dikala sedang sakit dan sebagainya. Mimpi ibarat ini tidak mempunyai erti sama sekali.
Alamat atau tanda daripada Yang Mahakuasa SWT apabila kita melaksanakan solat istikaharah bukan saja petunjuk itu datang di dalam mimpi saja tetapi ianya juga datang daripada aneka macam cara. Berkemungkinan perasaan dan hati kita lebih condong kepada salah satu yang kita sedang buat pilihan. Mungkin kebaikan salah satu pilihan kita menonjol dan dapat kita melihat kebaikannya, atau keburukkannya juga terserlah sampai kita tak minat pada yang satu. Berkemugkinan juga kedua-duanya tak baik untuk kita diberinya pula pilihan ke tiga dan ianya lebih baik dan sesuai.
Bagaimana Yang Mahakuasa SWT menjawab permohonan ini?
Al-Quran menawarkan bahawa Yang Mahakuasa SWT akan memberi inspirasi kepada peminta itu, sama ada baik atau buruk, ibarat dalam Surah al-Syams ayat 7-8, bermaksud: “Demi jiwa insan dan yang menyempurnakannya. Maka Yang Mahakuasa mengilhamkan kepada jiwanya perihal buruk dan baiknya.”
Ilham yaitu pemberitahuan Yang Mahakuasa kepada insan biasa. Ia akan datang pada bila-bila masa sahaja. Ada juga hadis yang menyebutkan alamat itu datang melalui mimpi.
Hendaklah mengerjakan solat istikharah 7 kali berturut. Panduan supaya solat istikharah dibuat sebanyak 7 kali datang dari sebuah hadis yang maksudnya : “Apabila kau inginkan sesuatu maka beristikharahlah kepada Tuhanmu sebanyak 7 kali kemudian perhatilah petanda atau perasaan yang datang terlebih dahulu(dominan) di dalam hatimu”
(Hadis Riwayat Ibn Sunni dari Anas, Al-Hafidz Al-‘Iraqi, An-Nawawi)
Terdapat juga ulama yang mencadangkan si pembuat istikharah supaya jangan mempunyai kecenderungan tertentu kepada salah satu antara dua (atau lebih pilihannya) sebelum membuat istikharah. Demikian pandangan Ibn Hajar Al-‘Asqolani.
Galakkan menuruti tanda istikharah juga datang dari riwayat hadis Nabi SAW .maksudnya : “ Salah satu sumber kebahagian anak Adam yaitu beristikharah kepada Yang Mahakuasa dan redha dengan apa yang ditentukan kepadanya, dan daripada keburukkan anak Adam yaitu meninggalkan istikharah kepada Yang Mahakuasa dan membenci apa yang telah ditentukan kepadanya”
(Hadis Riwayat Ahmad, At-Tirmidzi)
Oleh itu jadikanlah solat dua rekaat itu sebagai amalan yang berterusan di dalam apa saja urusan. Kerana Nabi SAW dan sahabat-sahabat apabila menghadapi apa juga masaalah kehidupan atau sesuatu kebuntuan untuk menyelesaikan sesuatu perkara mereka akan solat dua rekaat. Salah satu solat sunat yang tidak ditinggalkan sahabat-sahabat Rasulullah SAW yaitu solat istikharah.
Demikian informasi perihal “petunjuk sholat istikharah”, semoga bermanfaat untuk kita semua, amin amin yarobballalamin...
Wallahua’lam....

Silakan di coba...


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget