Halloween Costume ideas 2015

Informasi baru islam masa kini.

Latest Post




Jika dijalani dengan penuh ketekunan dan keikhlasan, shalat tahajud niscaya akan menunjukkan begitu banyak manfaat yangamat berlimpah bagi kita semua. Dalam uraian berikut ini kita akan memetakan tiga diantaranya.Tiga dimensi manfaat yang layak kita resapi dengan penuh kesungguhan dan kelapangan hati.

Pertama, Membawa kita ke daerah terpuji dan mulia di sisi-NYA.
Inilah kesepakatan dari Yang Mahakuasa SWT yang akan mengangkat umat-NYA ke daerah yang terpuji, bagi mereka yang melaksanakan shalat tahajud dengan tekun dan nrimo mengharap ridha Sang Ilahi (QS : Al Isro’ 79).

Mendapatkan daerah yang terpuji, daerah yang spesial di sisi Yang Mahakuasa SWT yakni sebuah cita-cita yang layak didekap dengan penuh erat oleh berjuta-juta manusia yang beriman. Mendapatkan daerah terpuji, daerah terindah disisi Sang Ilahi berarti terbentangnya jalan keselamatan dalam kehidupan di dunia yang fana ini, dan juga terutama dalam kehidupan sesudah mati.

Terbentang pula jalan kebahagiaan yang paling hakiki, jalan lurus menuju surga yang awet dan sekaligus bernaung mulia disisi Sang Maha Pencipta Alam Semesta. Tidakkah jalan ini yang semestinya harus kita rengkuh dalam seluruh sejarah hidup kita ini?

Kedua, Ritual shalat yang mujarab untuk mengantarkan doa dan harapan.
Shalat tahajud merupakan salah satu ibadah sunnah yang utama, dan merupakan media yang mustajab untuk menghantarkan doa-doa kita kepada Yang Maha Memberi. Harapan dan doa-doa ihwal kehidupan yang barokah,
tentang cita-cita membangun keluarga yang sakinah, dan permohonan akan hadirnya hidayah yang agar terus mengalir; bisa kita hantarkan dalam ritual shalat tahajud.

Dengan keyakinan yang teguh, kita merapalkan doa dan harapan itu untuk dihaturkan pada Tuhan Yang Maha Pemurah dan Penuh Kasih Sayang. Maka mari kita simak hadits berikut ini.
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) saat tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman: “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sebagaimana tercantum dalam hadits diatas, dalam sepertiga malam terakhir Yang Mahakuasa SWT beserta segenap malaikat-NYA akan turun ke langit dunia dan mendengarkan serta memperkenan-kan segenap doa yang dihantarkan oleh mereka yang menjalankan shalat tahajud dengan khusyu’.

Ketiga, Merajut Kedekatan dengan Sang Ilahi.
Melakukan shalat tahajud dengan tekun dan konsisten juga akan membuat kita makin bersahabat dengan Sang Ilahi. Kedekatan ini niscaya akan membuat hati dan batin kita kian hening dalam menghadapi kehidupan yang penuh dinamika ini.

Ketenangan hati yang hakiki hanya akan bisa kita rajut kala kita merasa bersahabat dengan Sang Pelindung Sejati – Sang Ilahi. Ketenangan hati, ketentraman pikiran dan kejernihan nurani pelan pelan akan mengendap dalam segenap raga kita jikalau bisa menjalani shalat tahajud dengan tekun.

Ketenangan hati dan ketenteraman pikiran yang hakiki pada gilirannya akan menunjukkan materi dasar yang penting untuk merajut kebahagiaan hidup yang sejati. Insan yang bertekun menjalani shalat tajajuh niscaya akan mengalami aura ketentraman hati dan sensasi kebahagiaan yang enghujam dalam jiwanya. Kebahagiaan lantaran ia bisa mencicipi kedekatan dan membangun interaksi yang intens dengan Sang Pemberi Hidup.

Aura kebahagiaan itu akan terus mengendap dalam jiwanya secara permanen manakala ia bisa menjalani shalat tajajudnya dengan konsisten. Lalu apa impaknya dalam kehidupan sehari-hari?

Sejumlah riset mutakhir menjelaskan betapa besar dampak rasa ketentraman dan kebahagiaan bagi produktivitas dan kinerja seseorang. Orang yang bahagia terbukti lebih produktif, lebih bisa berpikir kreatif, dan lebih ulet dalam menghadapi beragam tantangan kehidupan – baik dalam arena personal, ataupun dalam tantangan profesional pekerjaannya.

Happiness at work kini merupakan salah satu ranah yang makin menerima perhatian. Dalam menghadapi dinamika hidup yang kian rancak, terutama dalam dunia kerja atau kehidupan profesional, maka elemen kebahagiaan menyeruak menjadi variabel yang kian menerima perhatian. Sebab ibarat yang diuraikan diatas, a happy person (or a happy managers) cenderung jauh lebih produktif dan lebih sukses dalam mengelola tantangan pekerjaannya.

Lalu apa hubungannya antara shalat tahajud dengan kebahagiaan? Justru disinilah letak korelasinya : seseorang yang bertekun sholat tahajud dengan istiqomah niscaya akan mencicipi kebahagiaan yang menjalar dalam segenap relung raganya.

Ia bahagia alasannya dalam keheningan malam, ia bisa bersujud
memuji kebesaran Sang Ilahi.
Ia bahagia alasannya dalam malam yang syahdu, ia bisa terus
melantunkan rasa syukur tiada henti pada Yang Maha Pemberi
Rezeki.
Ia bahagia alasannya dalam malam yang khusyu itu, dengan suka cita
ia bisa menghamparkan doa-doa dan harapannya kepada SangIlahi. RenunganIslami.Net

Tags: ayat ihwal tahajud, keajaiban shalat tahajud, doa tahajud, cara shalat tahajud, tahajud yang benar, keutamaan tahajud, pesan yang tersirat tahajud, tahajud dan kesehatan, keajaiban sholat tahajud.


Semoga Kita Dapat Mengamalakannya Dan Diterima Oleh Yang Mahakuasa Swt Amin Amin Yarobballalamin..

Rahasia Sholat Dhuha Yang Harus Kita Ketahui


Allah SWT dalam beberapa ayat bersumpah dengan waktu dhuha. Dalam pembukaan surat Assyams, Tuhan berfirman, ''Demi matahari dan demi waktu dhuha.'' Bahkan, ada surat khusus di Quran dengan nama Addhuha.

Pada pembukaannya, Tuhan berfirman:
 ''Demi waktu dhuha.'' Imam Arrazi membuktikan bahwa Tuhan SWT setiap bersumpah dengan sesuatu, itu memperlihatkan hal yang agung dan besar manfaatnya. Bila Tuhan bersumpah dengan waktu dhuha, berarti waktu dhuha yakni waktu yang sangat penting. Benar, waktu dhuha yakni waktu yang sangat penting. Di antara doa Rasulullah SAW:
Allahumma baarik ummatii fii bukuurihaa. Artinya, ''Ya Tuhan berilah keberkahan kepada umatku di waktu pagi.''

Ini memperlihatkan bahwa orang-orang yang aktif dan berdiri di waktu pagi (waktu subuh dan dhuha) untuk beribadah kepada Tuhan dan mencari nafkah yang halal, ia akan menerima keberkahan. Sebaliknya, mereka yang terlena dalam mimpi-mimpi dan tidak sempat shalat Subuh pada waktunya, ia tidak kebagian keberkahan itu.

Abu Dzar meriwayatkan sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda:
 ''Bagi tiap-tiap ruas anggota badan kalian hendaklah dikeluarkan sedekah baginya setiap pagi. Satu kali membaca tasbih (subhanallah) yakni sedekah, satu kali membaca tahmid (alhamdulillah) yakni sedekah, satu kali membaca takbir (Allahu Akbar) yakni sedekah, menyuruh berbuat baik yakni sedekah, dan mencegah kemungkaran yakni sedekah. Dan, semua itu mampu diganti dengan dua rakaat shalat Dhuha.'' (HR Muslim).

Aisyah menceritakan bahwa Rasulullah SAW selalu melakukan shalat Dhuha empat rakaat. Dalam riwayat Ummu Hani', ''Kadang Rasulullah SAW melakukan shalat Dhuha hingga delapan rakaat.'' (HR Muslim). Imam Attirmidzi dan Imam Atthabrani meriwayatkan sebuah hadis yang menjelaskan bahwa kalau seseorang melakukan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu ia berdiam di kawasan shalatnya hingga tiba waktu dhuha, kemudian ia melakukan shalat Dhuha, ia akan menerima pahala menyerupai naik haji dan umrah diterima. Para ulama hadis merekomendasikan hadis ini kedudukannya hasan.

Jelaslah bahwa shalat Dhuha sangat penting bagi orang beriman. Penting bukan alasannya ,seperti yang banyak dipersepsikan shalat Dhuha ada hubungannya dengan mencari rezeki, melainkan ia penting alasannya sumpah Tuhan SWT dalam Alquran. Maka, sungguh bahagia orang-orang beriman yang memulai waktu paginya dengan shalat Subuh berjamaah di masjid, lalu dilanjutkan dengan shalat Dhuha.
Subhanallah..


Tidaklah seorang insan dikatakan islam kalau tidak melaksanakan shalat. Shalat merupakan kewajiban seorang muslim yang dilakukan dengan khusuk dan menjadi pembeda seorang muslim dan bukan muslim.

Sujud Yang Seperti Ini Dapat Membatalkan Shalat

Jangan hingga Permasalah sujud
Advertisement
dapat membatalkan shalat,
Aku diperintahkan untuk bersujud dengan bertumpu pada tujuh anggota badan: dahi –dan ia berisyarat dengan menyentuhkan tangan ke hidung beliau–, dua telapak tangan, dua lutut, dan ujung-ujung dua kaki…” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadis di atas dapat diketahui bahwa ada tujuh anggota yang menempel di lantai di antaranya:

Dahi yang mencakup hidung
Dua telapak tangan
Dua lutut; dan
Dua ujung uj ung kaki

Hal kecil menyerupai kadang kali bagi seorang mukmin dilupakan, tentu kita menginganka shalat yang berkualitas.

Tentunya terdapat banyak sekali kondisi seorang mukmin tidak mesti melaksanakan sujud sebagaimana yang seharusnya, kalau baginya terdapat kesulitan (udsur) dari melakukannya.

Namun bagi seorang mukmin yang tidak melakukannya, sungguh ia termasuk orang yang fasik..




Berjabat tangan adalah suatu hal yang disunnahkan dalam pedoman islam. Rasulullah saw senantiasa menjabat tangan para sahabatnya dikala bertemu dengan Anas r.a dan Asy-Sya’bi rahimahullah berkata:

“Qatadah berkata, ‘Aku bertanya kepada Anda bin Malik, Apakah bersalaman itu terbiasa ada pada para teman Nabi saw? Anas menjawab “ya”
 (HR Bukhari dan Turmudzi)

Dengan berjabat sebetulnya dapat menyingkirkan kedengkian, dendam dan kebencian. Rasulullah saw bersabda,

“Berjabat tanganlah kau niscaya kedengkian akan hilang, dan saling memberi hadiahlah kau niscaya akan saling mencintai dan hilanglah sifat kedengkian” (HR Imam Malik)


Hukum Berjabat Tangan Setelah Shalat

Hadis hadis
Advertisement
tersebut membuktikan kebaikan dan keutamaan berjabat tangan. Akan tetapi, apakah ada tuntunan Rasulullah saw perihal berjabat tangan dikala tamat salat?

Jika ditelusuri pada litaratur atau kitab-kitab hadis dan fiqih, belum ditemukan hadis yang menjelaskan perihal berjabat tangan setelah tamat salat. Rasulullah hanya memerintahkan bila tamat shalat supaya berzikir dan berdoa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Ibnu Abbas:

“Nabi saw, setiap kali tamat melaksanakan salat wajib senantiasa mengucapkan, “Tiada Tuhan yang pantas disembah kecuali Tuhan semata, tiada yang menyekutukan-Nya, hanya bagi-Nyalah kerajaan, hanya bagi-Nyalah segala puja dan puji dan Dia bisa melaksanakan segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Engkau berikan dan tiada yang dapat menunjukkan apa yang Enkau halangi, dan tiada bermanfaat kekayaan di dunia bagi pemiliknya dari azab-Mu” (HR Bukhari dan Muslim)

Jadi, berdasarkan hadis di atas bahwa yang diperintahkan setelah salat yaitu berzikir dan berdoa, bukan berjabat tangan.

Oleh alasannya yaitu itu, berjabat tangan setelah salat tidak ada tuntutannya. Jika ingin berjabat tangan alasannya yaitu adanya keutamaan yang besar, dapat dilaksanakan setelah tamat berzikir dan berdoa.

semoga bermanfaaat untuk kita semua dan somoga diterima oleh allah swt amin...




Hukum ijab kabul beda agama, atau biasa juga dikenal dengan ijab kabul lintas agama. Selalu menjadi polemik yang cukup kontroversial dalam masyarakat, khususnya negara yang memiliki banyak sekali macam penduduk dengan agama yang berbeda-beda.

Indonesia merupakan negara secara umum dikuasai muslim terbanyak di seluruh dunia, namun tetap saja sering muncul pertanyaan menyangkut wacana pernikahan. Bolehkah seorang muslim menikahi seorang yang non muslim kalau boleh, bagaimana islam menyikapi hal tersebut?

Mari kita lihat dari dua sudut pandang pada hukum ijab kabul berbeda agama ini terlebih dahulu. Pernikahan beda agama, dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan pasangan yang menikah, yaitu:
seorang laki-laki muslim menikahi perempuan dan sebaliknya, seorang muslim perempuan yang menikahi seorang laki-laki yang non muslim, pembagian ini dilakukan alasannya ialah hukum di antaranya masing-masing berbeda. Bagaimanakah hukumnya dalam islam?

Hukum seorang laki-laki muslim menikahi perempuan non muslim
(beda agama)

Pernikahan seorang lelaki muslim menikahi seorang yang non muslim dapat diperbolehkan, tapi di sisi lain juga dilarang dalam islam, untuk itu terlebih dahulu sebaiknya kita memahami terlebih dahulu sudut pandang dari non muslim itu sendiri.

1. laki-laki yang menikah dengan perempuan andal kitab (Agama Samawi), yang dimaksud agama samawi atau andal kitab disini yaitu orang-orang (non muslim) yang telah diturunkan padanya kitab sebelum al quran. Dalam hal ini para ulama sepakat dengan agama Alkitab dan Taurat, begitu juga dengan nasrani dan yahudi yang sumbernya sama. Untuk hal menyerupai ini pernikahannya diperbolehkan dalam islam. Adapun dasar dari penetapan hukum ijab kabul ini, yaitu mengacu pada al quran,  Surat Al Maidah(5):5,

“Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan
Advertisement
makanan kau halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kau telah membayar maskawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barang siapa yang kafir sesudah beriman (tidak mendapatkan hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari alam abadi termasuk orang-orang merugi.”

2. Lelaki muslim menikah dengan perempuan bukan andal kitab. Yang dimaksud dengan non muslim yang bukan andal kitab disini yaitu kebalikan dari agama samawi (langit), yaitu agama ardhiy (bumi). Agama Ardhiy (bumi), yaitu agama yang kitabnya bukan diturunkan dari Yang Mahakuasa swt, melainkan dibuat di bumi oleh insan itu sendiri. Untuk kasus yang menyerupai ini, maka diakatakan haram. Adapun dasar hukumnya yaitu al quran al Baqarah(2):221

“Dan janganlah kau nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun ia menarik hatimu. Dan janganlah kau menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun ia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Yang Mahakuasa mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Yang Mahakuasa mengambarkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada insan semoga mereka mengambil pelajaran.”
Perempuan muslim menikah dengan laki-laki non muslim.
Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an surah al-Mumtahanah ayat 10. Penekanannya ada dalam penggalan ayat
 فإن علمتموهن مؤمنات فلا ترجعوهن الى الكفار لا هن حل لهم ولا هم يحلون لهن
apabila kau telah mengetahui bahwa wanita-wanita mukminah itu benar-benar beriman, maka janganlah kau kembalikan mereka kepada (suami-suami) mereka yang kafir. Wanita-wanita muslimah itu tidak halal (dinikahi) oleh lelaki-lelaki kafir, dan lelaki-lelaki kafir itu tidak halal (menikahi) wanita-wanita muslimah.”

Dari al quran al Baqarah(2):221 sudah terang tertulis bahwa:

"...Dan janganlah kau menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman..."

Pernikahan seorang muslim perempuan sudah menjadi hal mutlak diharamkan dalam islam, kalau seorang perempuan tetap memaksakan diri untuk menikahi lelaki yang tidak segama dengannya, maka apapun yang mereka lakukan selama bersama sebagai suami istri dianggap sebagai perbuatan zina.

Kesimpulannya:
Seorang laki-laki muslim boleh menikahi perempuan yang bukan non muslim selama perempuan itu menganut agama samawi, apabila lelaki muslim menikahi perempuan non muslim yang bukan agama samawi, maka hukumnya haram.
Sedangkan bagi perempuan muslim diharamkan baginya untuk menikah dengan laki-laki yang tidak seiman.


Dua Dosa yang Tetap Mengalir Meski Sudah Meninggal



Sebagian insan mampu dengan mudah melaksanakan perbuatan dosa dalam kehidupan sehari-hari. Karena seringnya dilakukan, tindakan tersebut terkadang dianggap biasa sehingga tidak terasa menyerupai dosa. Padahal dosa bukanlah perkara main-main.

Balasannya mutlak neraka yang sudah disiapkan Tuhan SWT bagi hamba-Nya yang ingkar. Ternyata, setelah meninggal tanggungjawab terhadap dosa maksiat yang pernah dilakukan tidak terputus begitu saja.

Selama perbuatan maksiat tersebut masih berdampak dan besar lengan berkuasa kepada orang lain, maka dosanya akan tetap mengalir kepada pelakunya meski Ia sudah meninggal. Apa saja dosa-dosa tersebut? Berikut ulasannya.

Jika biasanya kita mengenal amal jariyah yang pahalanya mengalir meski sudah meninggal, maka ada juga dosa jariyah yang di janjikan Tuhan SWT akan diterima manusia. Saat sudah meninggal, seseorang akan tetap mendapatkan dosa sebab perbuatannya semasa di dunia masih besar lengan berkuasa buruk terhadap orang lain.

Padahal di alam barzah insan sangat membutuhkan limpahan pahala sebagai sumbangan mereka menunggu hari kiamat. Namun sebab dosa jariyah ini mereka justru harus menanggung dosa-dosa yang dilakukan orang lain, akhir pengaruh atas tindakan maksiat yang pernah Ia lakukan semasa hidup.

“Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang faktual (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

Lantas apa saja dosa yang akan terus mengalir ini?

1. Menjadi Pelopor Maksiat
Pelopor merupakan orang yang pertama melaksanakan suatu tindakan sehingga yang lain turut mengikuti. Pengikutnya bersedia memalsukan baik dengan paksaan maupun tanpa diminta sama sekali. Kondisi ini akan sangat mengagumkan kalau menjadi penggagas untuk tujuan yang baik. Namun bagaimana kalau menjadi penggagas maksiat?

Dalam hadis dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : "Siapa yang mempelopori satu kebiasaan yang buruk dalam islam, maka ia mendapatkan dosa keburukan itu, dan dosa setiap orang yang melaksanakan keburukan itu sebab ulahnya, tanpa dikurangi sedikitpun dosa mereka.” (HR. Muslim).

Orang yang menjadi penggagas ini sama sekali tidak mengajak orang di lingkungannya untuk berbuat maksiat serupa. Ia juga tidak memperlihatkan motivasi kepada orang lain untuk mengikutinya. Namun sebab perbuatannya ini Ia berhasil menginsipirasi orang lain melaksanakan maksiat serupa.

Itulah mengapa anak Nabi Adam, Qabil, yang menjadi orang pertama yang membunuh insan harus bertangungjawab atas semua kasus pembunuhan di alam ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Tidak ada satu jiwa yang terbunuh secara dzalim, melainkan anak adam yang pertama kali membunuh akan mendapatkan dosa sebab pertumpahan darah itu.” (HR. Bukhari 3157, Muslim 4473 dan yang lainnya).

Tidak mampu dibayangkan, bagaimana dosa yang akan ditanggung penggagas dan pendesign rok mini, baju you can see, penyebar video porno dan masih banyak tindak maksiat lainnya. Sebagai penggagas dosa mereka akan terus mengalir sampai hari final zaman kelak.

2. Mengajak Orang lain Melakukan Kesesatan dan Maksiat
Berbeda dengan penggagas yang hanya menginspirasi orang lain, orang yang satu ini dengan faktual mengajak orang lain untuk melaksanakan kesesatan dan tindakan maksiat. Merekalah merupakan juru dakwah kesesatan, atau mereka yang mempropagandakan kemaksiatan.

Dalam Quran Tuhan SWT menceritakan bagaimana orang kafir kelak akan mendapatkan dosa dari kekufurannya. Belum lagi dengan dosa-dosa orang-orang yang juga mereka sesatkan.

“Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari kiamat, dan berikut dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan).”(QS. an-Nahl: 25)

Ayat ini memiliki makna yang sama dengan  hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang mengajak kepada kesesatan, ia mendapatkan dosa, menyerupai dosa orang yang mengikutinya, tidak dikurangi sedikitpun.” (HR. Ahmad 9398, Muslim 6980, dan yang lainnya).

Contoh mudah terkait hadist ini ialah orang-orang yang menjadi propaganda kesesatan, mereka berbagi pemikiran-pemikiran yang menyimpang, mengajak masyarakat untuk berbuat kesyirikan dan bid’ah.

Merekalah para pemilik dosa jariyah, lantas bagaimana dosa mereka? Selama masih ada insan yang mengikuti apa yang mereka serukan, maka selama itu pula orang ini turut mendapatkan limpahan dosa, sekalipun ia sudah dikubur tanah.

Termasuk juga mereka yang mengiklankan maksiat, memotivasi orang lain untuk berbuat dosa, sekalipun ia sendiri tidak melakukannya, namun ia tetap mendapatkan dosa dari setiap orang yang mengikutinya.

Semoga kita lebih berhati-hati dalam bertindak, dan lebih banyak melaksanakan amal shaleh dibanding dosa-dosa maksiat. Karena hidup tidak hanya semata di dunia lalu selesai saat sudah meninggal. Namun perjalanan masih panjang untuk menuju kehidupan yang kekal.

Na’udzubillah..

Hafal 10 Ayat Ini Dapat Lindungi Diri dari Fitnah Dajjal
Dajjal merupakan salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang menjadi membuktikan bahwa akan segera datangnya hari kiamat. Ia merupakan sesosok insan yang memiliki kedua mata namun buta di salah satunya. Di final zaman, makhluk inilah yang akan membuatkan fitnah terbesar bagi umat Muslim.

Fitnah yang disebarkan Dajjal ini akan menjerumuskan umat Islam ke dalam api neraka di alam abadi kelak. Hal ini berlaku bagi hamba Tuhan yang kurang keimanan dan ilmunya terhadap agama islam. Tidak cukup hingga di situ, Dajjal juga menarik hati insan semoga tidak mengingkari keislamannya.



Oleh karena itu, kita harus senantiasa berpegang pada Islam dan mempersenjatai diri dengan keimanan kepada Allah. Tidak hanya itu, ternyata ada cara untuk melindungi diri dari fitnah Dajjal yakni dengan menghapal 10 ayat dalam Al-Qur’an. Ayat apakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

Rasulullah SAW telah mempersenjatai umatnya untuk membentengi diri dari fitnahan Dajjal. Salah satunya ialah tawaran semoga umat Islam menghapal 10 ayat dari Surat Al-Kahfi. Surat ini terdiri dari 110 ayat dan termasuk ke dalam golongan surat Makkiyah.

Nama Al-Kahfi sendiri berasal dari Gua dan As-habul Kahfi yang artinya penghuni-penghuni Gua. Di dalam surat ini selain ada dongeng mengenai As-habul Kahfi, ada pula kandungan i’tibar dan pelajaran-pelajaran yang amat memiliki kegunaan bagi insan salah satunya ialah untuk membentengi diri dari fitnah Dajjal.

Imam Ahmad meriwayatkan dari al-Bara’, bahwa ada seorang laki-laki membaca al-Kahfi di dalam rumah yang terdapat binatang. Lantaran bacaannya itu, binatang tersebut pun pergi. Lantas ia memandang (ke atas) dan tiba-tiba datang gumpalan awan atau mendung yang kemudian meliputi dirinya. Lalu ia memberitahukan kejadian tersebut kepada Nabi SAW dan dia bersabda:

“Bacalah fulan (surah al-Kahfi), karena yang kau alami ialah ketenangan yang turun berbarengan dengan al-Qur’an atau turun karena al-Qur’an (dibacakan).”(H.R al-Bukhari dan Muslim dalam Shahiih-nya)

Imam Ahmad juga telah meriwayatkan dari Abu Darda’ dari Nabi SAW, bahwa dia bersabda : “Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat al-Kahfi, maka ia terlindungi dari Dajjal.” [HR. Ahmad]. Diriwayatkan juga oleh Muslim, Abu Dawud, an-Nasa’i, dan at-Tirmidzi.

Dari Abu Darda’, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al Kahfi, maka ia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal” (HR. Muslim no. 809).

Dari An Nawas bin Sam’an, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Barangsiapa di antara kalian mendapati zamannya Dajjal, bacalah awal-awal surat Al Kahfi” (HR. Muslim no. 2937).

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “(Kenapa yang dianjurkan untuk dibaca ialah surat Al Kahfi?) Karena di awal surat tersebut terdapat ayat-ayat yang menakjubkan. Siapa yang mau merenungkannya, niscaya ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal. Sebagaimana pula dalam akhir-akhir ayat surat tersebut, Tuhan Ta’ala berfirman,

“Maka apakah orang-orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil (hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku?)” (QS. Al Kahfi: 102)” (Syarh Shahih Muslim, 6: 93).

Demikianlah informasi mengenai 10 ayat yang harus dihapal semoga terhindari dari fitnah Dajjal di kiamat kelak. Maka dari itu, perbanyaklah membaca Al-Qur’an serta pahami dan amalkan kandungan yang terdapat di dalamnya. Semoga kita termasuk hamba Tuhan yang dapat membentengi diri dari fitnah Dajjal ini.
Na’udzubillahhi mindzalik..


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget